Tampilkan postingan dengan label Kanker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kanker. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Maret 2017

10 Tips Nyaman Saat Menjalani Kemoterapi, Cepat Sembuh Yaa...

Blog Dokter - Saat paling menyedihkan dalam hidup ketika seseorang divonis harus menjalankan terapi kemoterapi karena mengidap beberapa penyakit kronis seperti kanker. Penyakit ini haruslah ditangani dengan beragam terapi seperti terapi kemoterapi. Banyak sekali yang sangat khawatir saat mendengar kata kemoterapi ini, namun seharunya anda haruslah bisa tetap kuat menjalani segala pengobatan.

Sebenarnya kemoterapi hanyalah terapi yang memasukkan bahan kimia ke dalam tubuh anda. Bahan kimia itu diharapkan bisa membunuh racun dan zat-zat serta sel kanker dalam tubuh. Menjalaninya pun terlihat santai karena anda hanya perlu berbaring dan menunggu terapi selesai. Apa yang membuat orang takut? Adalah beragam efek samping yang biasa ditimbulkan, seperti pusing, mual dan juga tidak enak badan.

Tips Nyaman Saat Menjalani Kemoterapi

Di bawah ini merupakan beberapa tips agar anda bisa nyaman saat kemoterapi.

1. Mengonsumsi banyak Air
Melakukan kemoterapi adalah anjuran agar racun keluar dari tubuh. Maka perbanyaklah minum air sehingga jumlah massa cairan yang nantinya akan keluar melalui muntah bisa tetap seimbang. Bukan hanya air anda juga bisa mengonsumsi kaldu dalam bentuk sup, es loli, gelatin, jus buah dan minuman jahe yang juga dapat membantu menghilangkan rasa mual.

2. Konsumsi makanan lunak
Walaupun anda akan sangat tidak bernafsu untuk makan saat menjalani kemoterapi namun anda harus melawannya dengan makan sesuai dengan kebutuhan. Anda bisa memilih beragam makanan lunak yang juga lembut, seperti oatmeal, puding, kentang yang dihaluskan, yogurt dan roti putih. Hindari konsumsi buah selama beberapa saat setelah kemoterapi.

3. Curahkan perasaan Anda
Sangat penting untuk mencurahkan perasaan anda saat menghadapi kekhawatiran dan kecemasan saat menghadapi kemoterapi. Anda bisa dengan lancar ngobrol dengan orang lain atau sahabat anda. Anda bisa menulis pula sebuah jurnal yang bisa membantu mengeluarkan perasaan yang anda rasakan.

4. Kenakan pakaian yang nyaman
Pastikan anda untuk menggunakan pakaian yang nyaman dan juga pakaian yang hangat. Agar saat menjalani kemoterapi anda bisa tidur dengan nyaman dan merasakan berbaring di atas kasur terapi seolah tidur di ranjang anda sendiri. Hal ini bisa mengurangi kecemasan dan ketakutan anda.

5. Tuliskan pengalaman Anda
Seperti yang dijelaskan sebelumnya anda bisa menuliskan pengalaman anda dalam sebuah jurnal. Menuliskan pengalaman anda bisa menjadi kenangan tersendiri yang bisa membuat anda semakin kuat. Saat selesai sesi kemoterapi anda bisa membacanya dan menguatkan anda bahwa anda bisa menjalaninya dan siap menjalaninya lagi untuk sesi berikutnya.

6. Lakukan olahraga
Walaupun anda merasa sangat lemas saat menjalani kemoterapi namun anda harus bisa tetap berolahraga dan membantu tubuh bergerak selama masa pemulihan. Anda bisa berolahraga kecil bisa dengan berjalan selama 15-20 menit sehari sekuat Anda. Bila memungkinkan Anda dapat pula melakukan yoga.

7. Bersenang-senang
Hilangkanlah stres Anda dengan cara aalami dan bersantai yaitu dengan bersenang-senang. Alihkan pikiran anda dengan hal lain dan mulailah untuk menjalani hari-hari seperti biasa. Hindari beragam aktiftas yang tidak membuat anda berinteraksi.

8. Minumlah obat Anda
Janganlah lupa untuk meminum obat yang diberikan oleh dokter. Sebab badan anda akan menjadi tidak sehat jika tidak mengonsumsi obat yang bisa meringankan rasa sakit anda.

9. Hindari aroma yang tajam
Anda bisa menghindari aroma yang tajam dan membuat anda pusing. Sehingga konsultasikanlah dengan pihak yang memberikan kemoterapi agar tidak membawa benda yang bisa mengganggu penciuman anda.

10. Jangan terlalu keras pada diri Anda
Anda bisa menjalani kemoterapi dengan santai asal jangan memberikan tekanan pada diri anda. Jangan keras diri dengan kecemasan.
Itulah beberapa dari tips agar anda merasa nyaman saat kemoterapi. Selamat mencoba.

Rabu, 01 Juni 2016

5 Ciri - Ciri Tahi Lalat yang Bisa Berubah Menjadi Kanker dan Tumor

Blog Kesehatan - Tahi lalat adalah merupakan hiasan di wajah, begitulah banyak orang menganggapnya. Apalagi jika muncul di daerah tertentu maka akan menjadikan seseorang bertambah menarik. Namun di satu sisi tidak semua jenis tahi lalat aman bagi seseorang. Di beberapa kasus tahi lalat juga berpotensi memiliki resiko besar.

Beberapa tahi lalat disinyalir bisa berubah menjadi tumor bahkan kanker. Namun sangat sedikit yang memperhatikan perihal itu mengingat jika dilihat, tahi lalat normal-normal saja. Di bawah ini adalah beberapa ciri dari tahi lalat yang bisa berubah menjadi kanker.

Berikut Ciri - Ciri Tahi Lalat yang Bisa Berubah Menjadi Kanker

Berikut Ciri - Ciri Tahi Lalat yang Bisa Berubah Menjadi Kanker

1.Asymmetry (bentuk)
Perhatikanlah bentuk dari tahi lalat anda. Lihatlah apakah tahi lalat Anda memiliki bentuk yang asimetris atau tidak berimbang antara kedua sisinya. Jika bentuknya misalnya tidak bundar baik dan sisi kanan dan kiri juga tidak seimbang maka anda sebaiknya mengantisipasi jenis tahi lalat seperti itu. Karena bisa saja jenis itulah yang bisa membuat tahi lalat menjadi kanker

2. Border (tepi)
Selain bentuknya anda sebaiknya memperhatikan bagian tepi dari tahi lalat anda. Jika tahi lalat anda tidak memiliki yang reguler dan memiliki permukaan yang kasar. Apabila bagian tepi dari tahi lalat anda juga tampak kabur maka bisa saja tahi lalat itu bisa berubah menjadi ganas.

Baca juga : Penyebab dan Gejala Infeksi Saluran Pernafasan ISPA

3. Color (warna)
Anda juga harus memperhatikan warna dari tahi lalat anda. Jika warna dari tahi lalat anda berbeda dari warna normal tahi lalat adalah hitam. Jika warna tahi lalat terlihat kecoklatan dan juga kebiruan maka itu merupakan pertanda bahwa tahi lalat anda tidak begitu normal dan bisa menjadi cikal bakal kanker.

4. Diameter (ukuran)
Perhatikan diameter serta ukuran dari tahi lalat anda. Anda harusnya waspada apabila terdapat tahi lalat dengan diameter melebihi diameter pensil. Jika ukuran dari diameter anda besar daripada biasanya anda patut memeriksakan tahi lalat itu.

Lihat : Berbagai Macam Jenis Penyakit Kulit Berbahaya

5. Evolving (perubahan)
Lihat dan perhatikan perubahan pada tahi lalat baik dari segi ukuran, jika warna hingga bentuk tahi lalat anda dari waktu ke waktu membutuhkan perhatian lebih untuk memastikan tidak adanya potensi keganasan. Anda juga harus memperhatikan apakah ada cairan dalam tahi lalat anda.

Itulah beberapa dari ciri tahi lalat yang bisa berubah menjadi kanker dan tumor. Selamat mencoba.

Rabu, 30 Juli 2014

7 Tips Mudah Mencegah Kanker Payudara Yang Efektif














Image courtesy of scottchan / FreeDigitalPhotos.net