Tampilkan postingan dengan label Ibu dan Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ibu dan Anak. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Juli 2018

Penyebab dan Cara Mengatasi Ruam Popok pada Bayi

Mengenali Tanda gejala Ruam Popok pada Bayi dan Cara Mengatasinya

Hasil gambar untuk ruang popok pada bayi

Kehadiran seorang bayi dalam rumah tangga menjadi idaman setiap pasangan, dengan kehadirannya rumah tangga menjadi lebih lengkap 😍 

namun banyak juga dari orang tua yang mengeluhkan karena bayinya mengalami ruam popok, dan bingung bagaimana cara mengatasinya

Untuk mengatasi kegelisahan para ibu-ibu dan orang tua, disini saya akan membahas tentang ruam popok dan bagaimana cara mengatasinya

Sebaiknya kita kenali dulu apa itu ruam popok

Ruam popok adalah kondisi peradangan pada kulit bayi diarea yang tertutp popok biasanya terjadi pada bokong bayi.

Tanda yang umum terjadi atau terlihat

  • Kulit bayi tampak kemerahan dan bintik-bintik
  • Bayi merasa tidak nyaman dan rewel

Penyebab ruam popok

  • Kulit bersentuhan dengan urin dan feses terlalu lama
  • Kulit bayi yang sensitif
  • Penggunaan popok yang terlalu ketat
  • Popok lembab
  • Pengaruh konsumsi jenis makanan baru
  • Infeksi bakteri atau jamur
  • Pengaruh antibiotik

Cara mengatasi atau penanganan ruam popok

  • Cuci tangan sebelum mengganti popok bayi
  • Bersihkan bagian bokong bayi menggunakan air bersih
  • Hindari penggunaan sabun yang berlebihan
  • Pastikan bagian bokong, depan hingga paha bayi bersih dan kering
  • Apabila sudah yakin kering bisa dioleskan salep yang mengandung zinc oxide
  • Hindari penggunaa bedak di daerah ruam
  • Pakaikan popok kembali
  • Pilih popok yang lebih besar dari  bisanya
  • Apabila menggunakan popok kain, pastikan mencuci dengan bersih dan hindari penggunaan pewangi pakaian

Cara mencegah terjadinya ruam popok

  • Selalu mencuci tangan dengan bersih sebelum dan sesudah mengganti popok bayi
  • Jaga kulit area popok tetap kering dengan segera mengganti popok setiap kali bayi buang air kecil dan buang air besar
  • ganti popok sesering munkin
  • Hindari penggunaan tisu yang beralkohol
  • Hindari penggunaan bedak
  • Gunakan popok yang berdaya serap tinggi
  • Gunakan popok yang tidak terlalu ketat
  • Jaga kebersihan popok bayi

Jika ruam popok yang dialami sang buah hati belum juga membaik dalam beberapa hari, sebaiknya orang tua membawa bayi ke dokter untuk berkonsultasi dan mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Senin, 09 Juli 2018

Peran ayah penting untuk perkembangan anak

PERAN AYAH UNTUK PERKEMBANGAN ANAK

Hasil gambar untuk peran ayah dalam mendidik anak perempuan
Foto: Facesoman

Halo wali sehat, kali ini kita akan membahas tentang peran seorang ayah dalam tumbuh kembang anak,

Dalam perkembangan seorang anak, tidak hanya peran ibu tetapi juga peran seorang ayah sangat mempengaruhi dalam perkembangan anak, Peran ayah sangat vital termasuk dalam urusan mendidik anak.

Anak sangat membutuhkan seorang ayah, sosok ayah dapat memberikan sesuatu yang beda dari ibunya.


Anak laki-laki menjadikan ayahnya sebagai panutan agar mereka bisa berperilaku sebagai seorang laki-laki. Sementara anak perempuan melihat ayahnya sebagai contoh untuk bersosialisasi dengan dunia pria.

Beberapa peran ayah dalam perkembangan anak

1. Sebagai pelindung

Ayah berperan untuk memberikan  rasa aman dan nyaman bagi anak. Perasaan ini sangat penting bagi tumbuh kembangn anak dalam pembentukan karakter.

2. Teman bermain

Psikolog Ross Parke menemukan fakta bahwa ayah lebih sering melakukan permainan fisik yang ditandai dengan semangat dan kegembiraan.

Menurut U.S Children’s Bureau, dengan interaksi ini, anak belajar mengatur perasaan dan tingkah laku mereka. Seperti bermain dengan ayah mengajarkan anak untuk menghadapi kontak fisik tanpa kehilangan kendali atas emosi mereka.


3. Mendisiplinkan

Dalam buku Partnership Parenting, Drs. Kyle Pruett dan Marsha Kline Pruett menyatakan Ayah cenderung menerapkan disiplin lebih tegas dibanding ibu. Meskipun kadang itu meninggalkan kesan bahwa ayah lebih berkuasa.

4. Anak lebih cerdas

Penelitian membuktikan bahwa, seorang ayah, dalam tumbuh kembang anak sangat penting. Seorang anak yang ayahnya terlibat langsung dalam pengasuhan memiliki kompetensi kognitif (fungsi otak) dan lebih berhasil dalam akademiknya dan juga anak akan lebih menikmati sekolah serta aktif dalam kegiatan ekstrakulikuler.

5. Menumbuhkan rasa ingin tahu 

Seorang ayah dapat mempengaruhi rasa ingin tahu anak terus berkembang. Sehingga anak akan trus mengeksplorasi lingkungan sekitar dan mengenal apa yang belum diketahuinya.

6. Mendorong kepercayaan diri anak 

Ayah mempunya peran meningkatkan kepercayaan diri anak, anak akan tumbuh dan memiliki rasa percaya diri yang baik melalui bimbingan dan kasih sayang yang diberikan.


7. Sebagai contoh untuk anak

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa, seorang ayah yang menunjukkan rasa hormat kepada istrinya dapat dicontoh oleh anaknya untuk berprilaku lebih sopan dan menghargai perempuan. Sedangkan anak perempuan cenderung menjalin hubungan yang sehat dengan lelaki.




Kamis, 05 Juli 2018

Cara pemberian Vitamin A pada Balita dan Ibu Nifas

Hasil gambar untuk vitamin a

Halo wali sehat, kali ini kita akan membahas tentang cara pemberian vitamin A pada balita dan ibu nifas

Apa itu Vitamin A ?

Vitamin A merupakan salah satu zat gizi penting yang larut dalam lemak dan disimpan dalam hati, tidak dapat dibuat tubuh, sehingga harus dipenuhi dari luar.

Apa Manfaat Vitamin A ?

  • Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit dan infeksi seperti campak dan diare.
  •  Membantu proses penglihatan dalam adaptasi terang ke tempat yang gelap.
  •  Mencegah terjadinya kerusakan mata hingga kebutaan
  •  Vitamin A esensial untuk membantu proses pertumbuhan.

    Dari mana sumber Vitamin A ?

    • Air Susu Ibu (ASI)
    • Bahan Makanan hewani seperti : hati, kuning telur, ikan, daging, ayam dan bebek.
    • Buah –buahan warna kuning dan jingga seperti Pepaya, Mangga masak, Alpukat, Jambu Merah dan Pisang
    •  Sayuran yang berwarna hijau tua dan berwarna jingga seperti :Bayam, Tomat, Wortel.
    • Bahan makanan yang diperkaya dengan vitamin A seperti margarine, susu dan mie instant.

     Apa tanda dan gejala awal Kekurangan Vitamin A ?

    • Buta senja,ditandai dengan kesulitan melihat dalam cahaya remang atau senja hari.
    •  Kulit tampak kering dan bersisik terutama pada tungkai bawah bagian depan dan lengan atas bagian belakang.

     Bagaimana cara mencegah Kekurangan Vitamin A ?

    •  Berikan ASI Eksklusif kepada bayi sampai berumur 6 bulan dan dilanjutkan pemberian ASI hingga berumur 2 tahun dan MP-ASI yang cukup berkualitas.
    • Konsumsi makanan dengan gizi seimbang dan kaya vitamin A dalam menu makanan sehari –hari.
    •  Cegah kecacingan dengan berperilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
    • Konsumsi kapsul vitamin A sesuai kebutuhan sasaran.

    Kapan kapsul vitamin A diberikan dan kepada siapa ?

    •  Secara periodik, anak balita 6–59 bulan diberikan 1 kapsul secara serentak pada bulan Februari dan Agustus dengan dosis pemberian umur 6–11 bulan (100.000 SI) diberikan satu kapsul vitamin A dengan warna biru. Dan umur 12–59 bulan (200.000 SI) diberikan satu kapsul vitamin A dengan warna merah.
    • Ibu nifas diberikan sebanyak 2 x 200.000 SI kapsul vitamin A warna merah dalam kurun waktu 2 (dua) hari berturut turut.

    Bagaimana cara memberikan kapsul vitamin A pada balita dan ibu nifas ?

    • Untuk balita, gunting ujung kapsul, kemudian memencet kapsul sampai semua isinya masuk ke mulut anak.
    •  Untuk ibu nifas bisa langsung diminum seperti halnya minum obat

     Dimana kapsul Vitamin A dapat diperoleh ?

    • Di Posyandu
    • Di Bidan Desa / Polindes
    •  Puskesmas

    Dan yang perlu wali sehat ketahui ialah Vitamin A tersebut diperoleh dengan secara gratisss